Minggu, 27 Januari 2013

Memperbaiki Windows Tanpa Install Ulang dengan Windows Repair Disc


Sekuat-kuatnya laptop yang anda punya dengan spesifikasi yang tinggi tidak menjamin laptop anda terhindari dari masalah pemograman. Karena yang mengatur kinerja keseluruhan adalah sistem operasi atau OS laptop anda. Entah itu Windows, Linux,  Mac OS dan lainnya itu semua memiliki keunggulan dan kelemahan pada masing-masing sistemnya.
Pada saat OS rusak tentu dengan mudahnya kita dapat memperbaiki dengan menggunakan CD instalasi. Nah yang jadi permasalahan adalah apakah semua pengguna laptop di Indonesia memiliki CD OS yang mereka gunakan. Sebagian besar masih menggunakan software non original karena biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah. Dan sangat disayangkan apabila harus install ulang karena sebgian data pasti akan terhapus dan kerugian besar bagi anda.
Windows 7 Repair Disc
Untuk menghindari install ulang Microsoft membuat program yang sengaja diluncurkan untuk memperbaiki kerusakan OS di laptop anda. Windows Repair, program inilah yang dapat mencegah dari install ulang yang biasanya disarankan oleh tukang service.  Silakan Install windows repair karena windows repair merupakan aplikasi yang disediakan untuk mengatasi kerusakan yang muncul pada windows anda.
Software ini akan memperbaiki kerusakan yang terdeteksi tanpa harus anda menginstal ulang laptop anda. Biasanya masalah yang terjadi adalah kerusakan registry, file serta windows firewall, windows explorer dan berbagai macam kerusakan yang lain. Karena semakin banyaknya virus yang ada di internet ini yang membuat kita tidak sadar laptop sedang diserang dari dalam.
Sekuat-kuatnya antivirus yang anda install, mungkin akan lolos juga. Dengan menggunakan windows repair, sistem operasi yang terdapat di laptop anda akan dikembalikan seperti sistem operasi yang baru saja diinstall.
Berikut beberapa kemampuan windows repair dalam memperbaiki kerusakan software windows di laptop anda
  1. Repair Proxy Setting.
  2. Repair Host File.
  3. Reset Registry Permissions.
  4. Repair Start-Up Windows.
  5. Repair gagal booting dan masih banyak lagi.
Dengan menggunakan program ini diharapkan laptop anda akan terhindar dari install ulang. Namun yang perlu diingat adalah, tetaplah berhati-heti sebelum anda memutuskan untuk menginstall sebuah aplikasi karena bisa saja aplikasi tersebut malah berbahaya untuk system Windows anda yang tentunya akan merusak kembali laptop yang baru saja anda perbaiki.
Kembali ke topik utama, untuk mendapatkan Windows Repair Disc, ikuti petunjung di bawah ini.
A) Beli Windows 7 Recovry Disc (Tidak Gratis)
Jika anda kebetulan seorang yang tajir dan tidak ada waktu untuk membuat recovery disc, anda bisa membelinya di sini http://systemdiscs.com/?utm_source=neosmart&utm_medium=article&utm_campaign=Win7_Recovery dengan harga sekitar $20 dollar. Setelah membeli mendapatkan file-nya, segera burning file ISO yang baru saja anda beli ke DVD Rom agar bisa digunakan untuk Start Up dan melakukan recovery dari Windows anda.
B) Membuat Repair Disc Sendiri (Gratis)
Sebenarnya ini tidak 100% gratis karena anda harus menyiapak saru DVD/CD kosong yang akan diisi oleh repair disc. Setelahs menyiapkan CD/DVD, ikuti petunjuk di bawah ini:
  • Masukkan CD/DVD kosong ke dalam CD Rom anda.
    Windows Repair Disc
  • Buka Controk Panel dan masuk kebagian Backup Your Computer dan lanjutkan dengan Create a system repair disc.
    Proses pembuatan system repair disc
  • Terkahir klik tombol Create Disc.
    Windows repair Disc 
untuk memperbaiki Windows yang Error
  • Tunggu sampai prosesnya selesai.
    Proses transfr windows repair 
disk ke CD atau DVD
Ingat, langkah ini bisa dilakukan pada system yang tidak error. Artinya, sebelum laptop anda mengalami error, alangkah lebih baik kalau anda membuat Repair Disc terlebih dahulu sehingga jika terjadi masalah pada notebook anda tinggal melakukan repair.
Jika sebelum punya repair dick ini laptop anda sudah bermasalah, anda bisa meminjam teman anda untuk membuat repair disc, dengan catatan versi windows yag teman anda gunakan sama dengan versi windows anda yang sedang error.
Jika ingin menggunakan system disc ini, tinggal masukkan CD/DVD ke dalam Room dari laptop atau PC pada saat pertama kali booting, dan pastikan BIOS sudah disetting agar CD/DVD sebagai media booting pertama kali.

Selasa, 22 Januari 2013

Indonesian Cool's_Blog ®
Cara Membuat Logo 3D menggunakan Corel Draw X6




Kali ini, saya akan mengajarkan Anda  Bagaimana Cara Membuat Ikon 3D dengan CorelDraw dengan cara yang sangat mudah  Anda pahami. Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa membuat objek 3 dimensi itu sangatlah susah. Tetapi pada kenyataannya ...Very Easy Guys...
Saya akan mengajarkan  Anda Langkah demi Langkah Bagaimana Cara Membuat Ikon 3D dengan CorelDraw. Kali ini Saya menggunakan CorelDraw versi  terbaru yaitu CorelDraw X6. Tetapi jika Anda tidak mempunyai CorelDraw X6, jangan berkecil hati karena cara yang akan saya ajarkan pada Anda bisa dikerjakan di versi CorelDraw terdahulu, atau dibawah versi X6. Dan yang paling penting adalah CorelDraw yang Anda gunakan Genuine alias Original.
Langkah 1:
 Pertama-tama, buatlah dokumen baru dengan meng-klik (File > New Document) atau bisa juga dengan cara Anda menekan (Ctrl + N).
Berilah Nama: (bebas), Width: 2,500 px, Height: 2,500 px, Units: pixels, Color mode: CMYK, Resolutions: 300 dpi. Lalu klik OK.
Pastikan bahwa Highlight outline for selected object pada CorelDraw Anda telah di checklist. Apabila belum, klik (Tools > Options) atau tekan Ctrl + J, lalu (Workspace > display).
Langkah 2:
Buatlah sebuah lingkaran menggunakan Ellipse tool atau tekan F7. Caranya, tekan Ctrl + klik tahan lalu geser hingga membentuk sebuah lingkaran. Tekan huruf P pada keyboard agar posisi objek berada di tengah-tengah halaman. Dan jangan lupa outline dalam posisi No Outline.
Langkah 3:
Lalu buatlah sebuah persegi panjang seperti gambar di bawah, lalu klik obyek bersamaan dengan menekan shift lalu klik "Back Minus Front" agar gambar menjadi terpotong
Langkah 4:
Lalu klik Shape tool atau mengklik F10, pilih bagian obyek seperti gambar di bawah lalu buat menjadi cekung agar seperti huruf e
Langkah 5:
Klik Fountain Fill atau tekan F11.
Ganti type menjadi linear, lalu color blend ganti menjadi custom dan atur warna menjadi seperti gambar berikut ini, klik OK dan tekan Huruf G untuk mengaktifkan Interactive Fill Tool. Caranya dengan drag kursor, sampai anda mendapatkan warna yang anda diinginkan.
Langkah 6:
Buat lingkaran lagi tetapi lebih kecil dari yang tadi.
Taruh lingkaran tersebut ditengah, tetapi agak ke atas. Lalu klik Pie, setelah itu klik Shape Tool untuk membuat lingkaran menjadi 1/2 bagian, lalu berikan warna putih
Langkah 7:
Klik pojok Blend Tool dan ganti menjadi Transparency
Lalu klik dan tarik garis pada linkaran putih tadi agar memberi efek gradasi pada gambar tersebut
Langkah 8:
Klik gambar 1/2 lingkaran tadi (agak sulit karena transparan) lalu klik Ctrl+C untuk copy dan klik Ctrl+V untuk paste lalu klik bagian atas gambar untuk membalikkannya, lalu pindahkan. Jika anda ingin mengatur warnanya klik icon Tranparency
Langkah 9:
Buat kembali  lingkaran yang lebih besar diluar huruf e, lalu buat lagi yang lebih kecil/ lebih besar
Lalu klik obyek yang paling luar bersamaan dengan Shift ( Klik+Shift ), lalu klik Front Minus Back
untuk menggabungkan, jika sudah beri warna hitam. Note: caranya mengetes yaitu dengan memindahkan lingkaran tersebut.
Langkah 10:
Buat Persegi panjang.
Lalu Shift+klik pada obyek lingkaran paling luar, lalu klik Trim. Setelah itu klik persegi panjangnya lalu klik delete pada keyboard
Langkah 11:
Buat lingkaran, lebih tepatnya oval dan taruh ditengah garis yang terpotong tadi lalu buat duplikatnya tetapi lebih besar.
Lalu taruh lingkaran yang lebih besar sejajar dengan garis yang terpotong tadi
Lalu blok bagian yang sama pada gambar diatas lalu klik Trim, setelah itu klik lingkaran yang lebih besar dan klik delete, lalu sajajarkan dengan garis bagian dalam dan beri warna hitam.
Langkah 12:
Buat duplikatnya (Copas) lalu bawa ke bagian sebelah yang belum diisi
Putar bagian yang di copy tadi agar tidak aneh kelihatannya, gunakan Miror Horizontally
Langkah 13:
Berikan warna pada gambar tadi ( 1 bagian saja)
Kiri                             Kanan  
Lalu Copas gambar, kecilkan gambaran yang di copy tadi. Lalu beri warna putih ( seperti langkah 6)
Klik Transparency lalu klik dan tarik pada gambar agar kelihatan efek gradasinya..
Langkah 14: 
Blok gambarnya terus copas dan jangan lupa dibalik ,lalu letakkan di sebelahnya sehingga terlihat bagus ( gambar yang berwarna hitam dihapus saja)
Langkah 15:
Buat kembali gambar seperti langkah 11 tetapi lebih kecil dan beri warna hitam.
Buat duplikatnya lagi tetapi lebih besar
Blok kedua gambar dan copas lalu letakkan di sebelahnya ,jangan lupa dibalik
Langkah 16:
Buat persegi di pojok kiri gambar lalu shift+klik lingkarannya dan klik Trim
Setelah itu hapus gambar perseginya
Buat lagi persegi yang lebih kecil tetapi taruh dibawah gambar headsetnya, lalu klik Trim. Jika sudah hapus gambar perseginya
Langkah 17:
Buatlah aksesoris sederhana apasaja yang kalian inginkan
khusus untuk yang ingin seperti sama seperti saya, saya beritahu langkahnya
  1. Buat 1 Persegi panjang
  2. Copas 1 kali lalu pindahkan atur besarnya lalu copas lagi
  3. taruh di bagian yang belum ada gambarnya 
  4. copas 1 lagi bentuk persegi panjang lalu pipihkan
  5. gunakan shape tool untuk membual agak bulat
Lalu berikan warna hitam, terus blok gambar tersebut dan pindahkan di dekat garis hitam tadi. Anda boleh memutar atau merapikan lagi posisi gambarnya
Langkah 18:
Perkecil tampilan gambar, lalu blok semua gambar yang ada lalu klik icon kotak hitam yang ada di pojok gambar lalu tahan Shift dan kecilkan gambarnya
Langkah 19:
Akhirnya kita sampai pada langkah terakhir. Kita sekarang akan memberikan efek shadow pada ikon tersebut.
Pertama-tama buatlah lingkaran sembarang, lalu gunakan Drop Shadow Tool. Caranya drag dari atas ke bawah. Pisahkan lingkaran dan shadow dengan cara menekan Ctrl + K. Gabungkan kedua objek tersebut, dan Selesailah 3D ikon yang telah kita buat.
Langkah 20:
Untuk save gambar anda hanya perlu klik Export file lalu pilih dimana anda akan menyimpan gambar tersebut

Bagi yang belum mengerti bisa lihat videonya
Kesimpulan:
Langkah-langkah yang saya ajarkan pada anda, hanyalah dasar sebagai acuan saja. Proses pengembangannya hanyalah Anda yang dapat menentukannya. Terima Kasih


Jumat, 11 Januari 2013

The complete guide to a Windows 8 clean installation

Takeaway: Greg Shultz documents the entire Windows 8 clean install procedure so we have a roadmap to follow and know what to expect.
As I wrote last week in Take advantage of the $15 Windows 8 Pro Upgrade Offer, I purchased a new system back in August, an ASUS CM1740 with an AMD APU A8-3820 (2.5GHz), 8GB RAM and running Windows 7 Home Premium 64-Bit. I decided to download the Windows 8 Pro Upgrade.
When the download was complete, I was contemplating installing Windows 8 in a dual-boot configuration, but decided to sleep on it. After weighing my options, I decided against a dual-boot configuration thinking that if I could easily access Windows 7, it would turn into a crutch and I would find myself frequently returning to the familiar environment just because I could. Instead, I decided to blow away Windows 7 along with all the partitions, and perform a clean install of Windows 8.
As I was formulating my plan, I thought that I would document the entire procedure so that those of you who decide to go the clean install route will have a roadmap to follow and know what to expect.
This blog post is also available as a TechRepublic Photo Gallery.

Automatically sign up for TechRepublic's Windows and Office newsletter!

Backup your data

Of course, before you get started, you should back up your data. You can use Windows 7’s Backup and Restore to create a backup or you can simply copy your data files over to an external hard disk. You might even want to do both operations. After all, you really can’t have too many backups, can you?

Getting started

After booting from the DVD that I created from my download, the first thing I encountered was the new light blue Windows logo on a black background, as shown in Figure A. This image remained on the screen for a few moments while Setup was initializing. I was kind of hoping that the flag would be animated, but the only animation was the dots spinning in a circle.

Figure A

The new light blue Windows flag is introduced.
After a few minutes, you’ll see the Windows Setup screen shown in Figure B and you will specify your language settings before clicking Next. When you do, Setup will perform some more initialization tasks in the background.

Figure B

The first step in the installation is to specify your language settings.
As soon as the initial steps are taken care of, you’ll see the Windows Setup screen shown in Figure C and will click the Install Now button.

Figure C

To get started, just click the Install now button.

Collecting Information

Once you click the Install now button, you’ll see the beginning of the information collection phase of the installation procedure. As you can see in Figure D, the first step here is to input the Windows 8 product key.

Figure D

You’ll enter your product key to start the information collection phase of the installation procedure.
The next step is to acknowledge that you accept the license terms, as shown in Figure E. If you take the time to read through them, you will see that Microsoft has indeed radically overhauled EULA as Ed Bott over at ZDNet wrote about in a recent column.
Even if you don’t take the time to read the license terms during the installation, once you have installed Windows 8, you can find the Microsoft Software License Agreement in the Windows Help and Support system - just search with the term License. Not only is the license shorter in length, but it is also much clearer and easier to read.

Figure E

The new EULA is much easier to read that previous versions.
When you are prompted to choose which type of installation you want to perform, as shown in Figure F, you’ll choose Custom: Install Windows only (advanced) type in order to perform a clean install of Windows 8.

Figure F

In order to perform a clean install of Windows 8, you’ll select the Custom option.
When you are prompted to choose where you want to install Windows, as shown in Figure G, you’ll see a list of any partitions that are currently on your hard disk. As you can see in my example system there are actually four separate partitions. You may have a different combination depending on your system.
As I mentioned, performing a clean install means blowing away all existing partitions. The first partition in this list is labeled System Reserved and it was created automatically during the Windows 7 installation. A new System Reserved partition will be created by Windows 8, so you can remove existing one. The partition labeled Recovery contains the OEM recovery for Windows 7. I created the recovery DVDs soon after I got the new system. It won’t do me any good going forward with Windows 8 anyway, so I will remove that partition too. The partition labeled WIN7 contains the Windows 7 installation that I am replacing, so it is definitely going. The partition labeled DATA contains all of my data that I copied to an external hard disk, so it is safe to blow that one away too.

Figure G

On you example system there are four partitions that I will be blowing away.
To begin blowing away partitions, you start by clicking Drive options (advanced). When you do so, you’ll see a list of commands for managing partitions, as shown in Figure H.

Figure H

When you click Drive options (advanced), you’ll see a list of commands for managing partitions.
Now, you’ll select each of the partitions, one by one, and select the Delete command. When you do, you’ll see a confirmation prompt like the one shown in Figure I. Just click OK to delete the partition.

Figure I

As you delete each partition, you’ll be prompted to confirm the operation.
Once you delete each of the existing partitions, you’ll see that all of the space will be combined together in one chunk labeled Unallocated Space, as shown in Figure J. While you could create a new partition and format it, you don’t have to. Windows 8 will automatically take care of that in the next step. So just go ahead and click Next.

Figure J

All of the space will be combined together in one chunk labeled Unallocated Space.

Installing Windows

When you click Next, Setup creates the partition, formats it, and then instantly moves into the Installing Windows phase which begins with copying and getting files ready for the installation, as shown in Figure K. This process will take a while to progress though, so you can sit back and relax a bit.

Figure K

The Installing Windows stage begins with copying files from the DVD to the hard disk.
When this phase of the process is complete, Windows will alert you that it is going to restart in order to continue, as shown in Figure L. If you are really impatient and really quick, you can click the Restart now button.

Figure L

Windows will restart after the first part of the process is complete.
Upon restarting you’ll see the black screen with the blue Windows logo and see that Setup is getting devices ready, as shown in Figure M. As soon as that part of the process is complete, Windows will alert you that it is going to restart again, as shown in Figure N.

Figure M

Windows Setup will get all installed devices ready to work with Windows 8.

Figure N

Windows will restart again.

Configuring Windows

When the system restarts, you’ll be prompted to choose a color scheme for Windows 8 and a PC name, as shown in Figure O. I chose a light blue color scheme for now. I can change it later.

Figure O

You can choose a color schema and name your computer.
When the Settings screen appears, as shown in Figure P, you can choose to customize these settings or you can allow Windows to use the express settings. If you are unsure, you can click the Learn more link and get more details. I chose to use the express settings. I can change any or all of these setting later if I want.

Figure P

You can customize the settings or just go the express route.
On the next screen, you’ll choose how you want to sign on to Windows 8, as shown in Figure Q. While you can choose to sign in with a local account, I would recommend that you use an existing Microsoft (email) account, such as a Hotmail.com or a Live.com account. If you don’t have a Microsoft account, you can sign up for one or you can use any email address that you want and Windows 8 will create an account for you.

Figure Q

It will be to your advantage to use an existing Microsoft account or to create one.
The advantage of using an existing Microsoft account or creating one is that you will be able to instantly use the Windows Store, will be able to easily sync settings between multiple Windows 8 computers, and be able to easily take advantage of other Windows 8 features. I already have a Microsoft account, so I entered it here.
After filling the details of your account on the next couple of screens, you’ll eventually see a screen that changes color as it alerts you the Setup is getting your PC ready. The green version of this screen is show in Figure R.

Figure R

While this screen changes color often, it will remain for a few minutes while Setup works in the background.
As you may know, Windows 8 comes with a host of native apps for the Start screen interface that replace and add to the group of applications that used to come with previous versions of Windows. The screen shown in Figure S indicates that Setup is installing those apps.

Figure S

As the last step in the installation, Windows 8 installs its set of native apps.
Once the apps are installed, you’ll see the Start screen, as shown in Figure T, and can begin using Windows 8.

Figure T

The Start screen appears when the installation procedure is complete.
                                                                                                          download